Kota Surabaya (Inmas),- Senin (6/12),“Alhamdulillah, selamat datang Bapak Dr. Nurudin, S.Pd.I., M.Si. Kepala Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian RI, hadir di Surabaya” sambutan ini disampaikan oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Moh. Amak Burhanudin dalam kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya di Aula MAN Kota Surabaya.
Dihadapan pegawai, khususnya kepala MAN, MTsN 1, MTsN 2, MTsN 3, MTsN 4, MIN 1 dan MIN 2 serta KTU dan beberapa guru dan pegawai MAN. Amak menyampaikan kegiatan ini adalah berkah
“ini adalah berkah, bapak ibubersamaan dengan kegiatan sosialisasi laporan kinerja, E-kinerja yang terpadu dengan PTSP oleh tim sekjend kemenag Kota Surabaya juga mendapatkan pembinaan dari Kabiro Sekjend Kemenag RI. Semoga lebih semangat” katanya.
Amak menambahkan terkait E-Kinerja
“E-Kinerja, aplikasi laporan kerja yang simple, cepat, tepat dan transparan. Aplikasi ini diberikan sebagai kontribusi kota Surabaya untuk Kemenag sebagai kado HAB Kemenag tahun 2022” tambahnya
Sejalan itu, Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. Jatim, Nawawi mengapresiasi positif aplikasi ini
“Surabaya adalah barometer Prov. Jatim. Maka baiknya Surabaya mewarnai Prov. Jawa Timur” ucapnya
Sementara itu, Kabiro Kepegawaian dalam pembinaanya menyampaikan tentang pola Merit system dalam Manajemena pegawai negeri sipil
“Merit system yaitu suatu proses mempromosikan dan merekrut pegawai pemerintah berdasarkan pada kemampuan mereka untuk melakukan pekerjaan” ujarnya
Lebih lanjut Nurudin menjelaskan 3 indikator dalam merit System
“ada 3 Indikator Merit system dalam Manajemen pegawai negeri sipil diantaranya Pertama Kualifikasi, menjadi pegawai atau guru tentunya memiliki kualifikasi yang sesuai dengan syarat-syarat perekutan yang terpenuhi. Kedua Kompetensi. Kompetensi individual dan sosial, kita tidak masalah. Tetapi kompetensi professional masih perlu ditingkatkan. Sedangkan kompetensi Pedagogik, bukan hanya proses belajar yang menyenangkan tetapi juga menghasilkan output dan outcame yang baik. Dan indikator ketiga yakni Kinerja, kinerja tinggi bukan hanya bekerja keras. Tetapi bersemangat, berinovasi, berdedikasi tinggi, menemukan hal baru untuk kemajuan organisasi. Semoga kita menjadi ASN yang lebih baik” pungkasnya. (dk)
![]() Selasa, 15 Mar 2022, 16:28:06 WIB, Dibaca : 75 Kali |
![]() Rabu, 09 Mar 2022, 20:29:37 WIB, Dibaca : 69 Kali |
![]() Senin, 07 Mar 2022, 13:51:02 WIB, Dibaca : 92 Kali |