Kota Surabaya (Inmas) – Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, sebanyak 60 Peserta mengikuti seleksi Gelombang 2 Hafidz/Hafidzah Penerima Jasa Pelayanan Tahun 2020 Kota Surabaya pada Kamis (14/2).
Menurut Kasi Keagamaan Dinsos Kota Surabaya, Sunarko Program ini merupaan bentuk perhatian Pemkot pada generasi mendatang
“Pemkot memperhatikan, memberikan bentuk penghargaan kepada para guru pengajar yang hafidz yang selama ini menularkan ilmunya didalam rangka ikut menjaga kemurnian Alquran, jika banyak yang menjaga maka tidak ada yang malsu. Upaya untuk memalsukan alquran banyak terjadi, dengan adanya banyak hafidz sebagai penjaga kemurnian alquran. Mudah-mudah ilmu yang diajarkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir sepanjang masa”. Katanya.
Sunarko menambahkan, dari 60 peserta yang diseleksi, hanya dicari 57 orang peserta yang sesuai kriteria penilaian yakni Tahfidz, Tajwid dan Fashohah.
“Peserta yang nilai Tahfidz, Tajwid dan Fashohah terbaik yang lolos, setelah 1-2 minggu ditetapkan. Maka wajib menyiapkan dan membuat laporan. Karena pencairan berbasis kinerja. Kegiatan yang dilakukan disertai dokumentasi foto asli. untuk mendapatkan jasa pelayanan dari Pemerintah Kota Surabaya BOP sebesar Rp.600.000/bln dikurangi Pph ” ucapnya
Sedangkan Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Kota Surabaya, Husni yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya dalam sambutannnya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Sosial Kota Surabaya yang mempercayakan Kankemenag ditempati kegiatan, untuk selalu bersinergi dalam program kegiatan dan bantuan keagamaan Kota Surabaya.
“mudah – mudahan yang lolos, menjadi penjaga kemurnian Alquran yang amanah, sehingga kota metropolis yang agamis bisa terwujud. Selalu bersinergi dengan penyuluh Honorer Agama Islam disetiap kegiatannya. Jangan lupa, setiap kegiatan untuk didokumentasikan dan dibuat pelaporannya. Guna pencairan BOP dari Pemkot” ujar Husni dalam pesannya kepada para peserta seleksi.
Kegiatan yang berlangsung mulai pagi hingga pukul 12.00 Wib menghadirkan dewan Hakim diantaranya Ahmad Muzakki dari LPTQ Prov Jatim, M.Mujahid selaku Pembina Hafidz-Hafidzah UINSA, Muhayyinah dan Rini Widiarti dari Kankemenag Kota Surabaya. (dk)
![]() Jumat, 27 Jan 2023, 11:02:31 WIB, Dibaca : 25 Kali |
![]() Kamis, 26 Jan 2023, 13:30:46 WIB, Dibaca : 19 Kali |
![]() Kamis, 26 Jan 2023, 12:28:05 WIB, Dibaca : 44 Kali |