Senin (27/06) sebanyak 9 Kepala KUA dilantik, 3 mendapatkan promosi, 6 lainnya mutasi ke tempat kerja yang baru. Muh. Abdulah Hasan Almawarzi yang semula penghulu ahli pertama KUA kecamatan Wonokromo, saat ini diberi tugas tambahan menjadi Kepala KUA dan PPAIW kecamatan Sambikerep, Ali Yusup yang semula penghulu ahli madya KUA Kecamatan Kenjeran, saat ini diberi tugas tambahan menjadi Kepala KUA dan PPAIW kecamatan Asemrowo, Moenawar Cholil, S.Ag yang semula penghulu ahli pertama KUA kecamatan Sawahan, saat ini diberi tugas tambahan Kepala KUA dan PPAIW Kecamatan Pakal, Ahmad Zaki Yamami, S.HI yang semula penghulu ahli muda KUA Kecamatan Asemrowo, saat ini diberi tugas tambahan menjadi Kepala KUA dan PPAIW kecamatan Sukomanunggal, Moh. Munir, S.Ag, M.H yang semula penghulu ahli Madya KUA kecamatan Pakal, saat ini diberi tugas tambahan menjadi Kepala KUA dan PPAIW kecamatan Mulyorejo. M. Hasan, S.Ag,M.Si yang semula penghulu ahli madya KUA kecamatan Tegalsari, saat ini diberi tugas tambahan menjadi Kepala KUA dan PPAIW kecamatan Jambangan. Sumardjoko, S.Ag yang semula penghulu ahli madya KUA kecamatan Bulak, saat ini diberi tugas tambahan menjadi Kepala KUA dan PPAIW kecamatan Wonocolo. Rofiqul Anam, S.Ag yang semula penghulu ahli madya KUA kecamatan Sukomanunggal, saat ini diberi tugas tambahan menjadi Kepala KUA dan PPAIW kecamatan Bulak. Sholihuddin, S.Th.I yang semula penghulu ahli madya KUA kecamatan Sambikerep, saat ini diberi tugas tambahan menjadi Kepala KUA dan PPAIW kecamatan Tegalsari.
Ucapan selamat pertama kali diucapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Dr. H. Pardi, M.Pd.I, “selamat atas promosi dan mutasi kepada Kepala KUA yang mendapatkan amanah, ini merupakan murni kehendak dari Allah SWT, semoga dapat menjalankan tugas dengan baik dan amanah dalam menyelesaikan pekerjaan”.
Beliau juga memberikan arahan, dalam arahanya Dr. Pardi mengistilahkan dengan 3 huruf, “DAI”, Kepala KUA harus dapat menjadi DAI ungkapnya. D merupakan Dedikasi, sebagai Kepala KUA harus dapat memberikan dedikasi yang tinggi terhadap tugas yang diemban, “jangan terlalu lama menjadi orang baru di tempat kerja baru, harus segera tancap gas dalam menjalankan tugas yang diemban, tentunya dengan dedikasi yang tinggi untuk melakukan itu, selanjutnya A, yang merupakan akronim administratur, cakap administrasi merupakan salah satu kunci sukses menjadi Kepala KUA, sekecil apapun tugas dan pekerjaan harus dicatat, dan lakukan dengan baik, tertib dan handal, yang terakhir adalah, I merupakan inovasi, KUA merupakan Kemenag di level terdepan, dengan adanya revitalisasi KUA, KUA dapat melakukan segala hal yang menyangkut pelayanan dari Kementerisn Agama, maka lakukan inovasi untuk hal itu.
Saat ini Kementerian Agama Kota Surabaya sedang mengembangkan aplikasi layanan secara digital, dengan nama Flash PSTP, dimana hampir seluruh layanan dilakukan secara digital, bahkan masyarakat tidak perlu datang ke kantor untuk mendapatkan layanan yang dibutuhkan. Begitu juga dengan KUA, KUA juga harus dapat memulai layanan secara digital atau online sebagai salah satu implementasi tranformasi digital. Tetapi jika ada layanan yang mengharuskan untuk bertemu tatap muka atau layanan secara langsung, maka selesaikan dengan baik pula, pungkasnya.
Diakhir acara, semua undangan berkesempatan memberikan ucapan selamat kepada Kepala KUA yang dilantik dan diakhiri dengan foto bersama.
![]() Jumat, 27 Jan 2023, 11:02:31 WIB, Dibaca : 25 Kali |
![]() Kamis, 26 Jan 2023, 13:30:46 WIB, Dibaca : 19 Kali |
![]() Kamis, 26 Jan 2023, 12:28:05 WIB, Dibaca : 44 Kali |