Dr. H. Pardi, Kepala Kantor Kementerian Agama berkesempatan membuka acara ini, “Taste atau rasa adalah yang paling penting dari penyajian makanan, karena jemaah haji Indonesia mempunya taste sendiri yang lain dengan jemaah haji dari negara yang lain”, ungkapnya.
Kemenag merupakan sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan ibadah haji, meskipun banyak dari lembaga Kementerian yang lain, sukses tidaknya pelaksanaan ibadah haji, Kemenag tentunya yang paling menjadi sorotan, oleh karena itu, perbaikan-perbaikan dan masukan-masukan diperlukan untuk menjadi bahan evaluasi pelayanan selanjutnya”, terangnya.
Acara yang berlangsung di aula Kemenag ini dihadiri oleh pengelola KBIHU dan petugas-petugas haji yang bertugas di musim haji tahun 2022, dimaksudkan untuk memberikan pendapatnya mengenai evaluasi pelayanan konsumsi yang telah didapatkan, ungkap Beni Darmawan, Kasubdit Layanan Konsumsi Jamaah Haji Kementerian Agama RI.
Persiapan haji untuk musim tahun 2023 telah memasuki masa persiapan, oleh karena itu pentingnya masukan dari para pengelola KBIHU yang notabene setiap tahun berpengalaman melayani jamaah.
Pemilihan dan seleksi juru masak dan menu tentunya sudah melewati tahapan-tahapan tertentu, sehingga dapat melayani jamaah dengan sebaik-baiknya. Pemilihan juru masak dan menu ini Kementerian Agama melibatkan ahli gizi dari Kementerian Kesehatan, ungkapnya.
![]() Selasa, 21 Feb 2023, 19:46:10 WIB, Dibaca : 726 Kali |
![]() Selasa, 21 Feb 2023, 19:30:04 WIB, Dibaca : 8859 Kali |
![]() Selasa, 21 Feb 2023, 19:37:13 WIB, Dibaca : 2253 Kali |