Kamis (09/06), Seksi PAIS kembali mengadakan lanjutan sosialisasi EMIS dan SIAGA, yang merupakan penguatan dan pembelajaran lanjutan dalam pengoperasian aplikasi. Kali ini diikuti oleh pengawas PAI dan GPAI SMA/SMK se Kota Surabaya.
Berkesempatan memberikan pembinaan Dr. Pardi, selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, memberi arahan, “saya mengambil dari 4 huruf, PAIS, P merupakan akronim dari Profesional, sebagai GPAI harus mempunyai profesionalitas yang tinggi, apalagi saat ini, memasuki generasi Z, siswa sudah sangat kritis, informasi sangat mudah didapat oleh siswa, sebagai GPAI harus dapat dengan profesional mengayomi, menyaring dampak dari informasi tersebut, selanjutnya A adalah GPAI harus tertib administrasi, berkaitan dengan aplikasi EMIS dan SIAGA, tertib administrasi merupakan suatu keharusan, pemenuhan data dan update data yang diminta harus segera direspon, dan berikutnya I, yaitu inovasi, diera generasi Z saat ini inovasi merupakan suatu keharusan, seperti play full, joy full, meaning full dan guru Agama tentunya harus dapat menjadi idola bagi anak didiknya; yang terakhir adalah S, yaitu akronim dari Sinergi, sinergi ini sangat penting, karena GPAI SMA/SMK secara struktur maupun lembaga dibawah naungan cabang Dinas Pendidikan Provinsi tetapi sertifikasinya dibawah naungan Kementerian Agama Kota.
M. Andik Hidayatullah, staf Seksi PAIS sebagai narasumber kegiatan ini, menjelaskan secara gamblang mengenai update aplikasi EMIS dan SIAGA. “fungsi aplikasi EMIS merupakan data pokok GPAI, yang menjadi landasan Direkorat PAI untuk menentukan Kebijakan terkait Guru PAI, oleh karena itu pemenuhan data yang diminta harus valid, tepat dan sesuai regulasi yang ada”, tuturnya.
Kegiatan ini ditutup oleh Kasi PAIS, M. Arifin, S.Ag, M.Si, beliau menyatakan, “EMIS dan SIAGA merupakan salah satu implementasi transformasi digital di Kementerian Agama. Maka dari itu GPAI harus terus bersinergi dalam pemenuhan data”.
M. Arifin juga berpesan, “GPAI tidak hanya bekerja, GPAI merupakan profesi istimewa, yang mempunyai tugas mulia, karena karakter yang dibangun dari anak didik kita, dan mempunyai nilai ibadah yang tinggi” pungkasnya.
![]() Selasa, 21 Feb 2023, 19:46:10 WIB, Dibaca : 531 Kali |
![]() Selasa, 21 Feb 2023, 19:30:04 WIB, Dibaca : 6114 Kali |
![]() Selasa, 21 Feb 2023, 19:37:13 WIB, Dibaca : 881 Kali |