Senin, 28 November 2022, WIB
Lintas Berita

Kamis, 18 Nov 2021, 23:12:47 WIB, 390 View HMSSBY, Kategori : Humas

Kota Surabaya (Inmas), Rabu (17/11), bertempat di halaman dalam depan Aula, Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya melaksanakan apel tanggal 17 dan penghormatan bendera. Hal ini sesuai dengan Instruksi Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2021.

Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Moh. Amak Burhanudin selaku pembina apel menyampaikan hari ini adalah apel pertama yang dihadiri oleh seluruh pejabat dan ASN di Kantor

“selema Covid belum pernah apel lengkap, alhamdulillah hari ini dengan protokol kesehatan, dilaksanakan apel dan penghormatan bendera yang diikuti oleh Kasi dan Penyelenggara, Kepala KUA, Pengawas, Kepala MA, MTsN 1, MTsN 2, MTsN 3, MTsN 4, MIN 1 dan MIN 2 serta ASN di Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa apel setiap tanggal 17 tidak menutup kemungkinan bisa dilaksanakan di tempat lain

“Apel tiap tanggal 17 dan dilanjutkan dengan rapat dinas, hari ini di laksanakan Kantor kota Surabaya, tidak menutup kemungkinan bulan bulan selanjutnya bisa di laksanakan diluar kantor. Bisa jadi di madrasah, atau suatu tempat yang bisa melaksanakan apel dan dilanjutka rapat dinas” ucapnya.

Amak menambahkan, apel dan hormat bendera setiap tanggal 17 adalah kewajiban ASN Kemenag

“setiap apel tanggal 17, Selain yang ikut apel di Kantor kota, semua ASN diwajibkan dikantor masing – masing untuk melaksanakan hormat bendera. Sesuai dengan Instruksi Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2021” tambahnya.

Di akhir apel, ia memberikan apresiasi kepada semua ASN dan Lembaga yang terlibat dalam memperingati Hari Pahlawan.

“Terkait dengan peringatan hari pahlawan. Ada apresiasi untuk personil dan kelompok / tim yang memakai baju pejuang selama 1 hari tanpa dilepas. Dulu pejuang tiap hari memakai baju tersebut, sedang kita sehari aja ada yang tidak mampu. Yang dinilai adalah kebagusan, konsisten dan yang kirim foto. Ada 2 kategori apresiasi, pertama untuk personal Kantor kemenag yang unik dan kedua untuk tim / kelompok yang kompak. Ada yang bagus mirip pejuang betulan tapi habis upacara dilepas. Ada juga buagus tapi ndak dikirim fotonya, sehingga tidak bisa dinilai. Jangan dilihat apresiasinya tetapi bagaimana pejuang dulu memperjuangkan kemerdekaan. ” pungkasnya. (dk)



KEPALA KANTOR KEMENAG KOTA SURABAYA MEMBUKA RAPAT KERJA KEPALA MI SE-KOTA SURABAYA
Sabtu, 26 Nov 2022, 18:22:55 WIB, Dibaca : 91 Kali
Peresmian Ruang Pengawas Kemenag Kota Surabaya
Selasa, 22 Nov 2022, 10:43:57 WIB, Dibaca : 36 Kali
Bimbingan teknis pembuatan LPJ BOP dan insentif ustadz/ustadzah pondok pesantren, MDT dan TPQ.
Kamis, 17 Nov 2022, 10:08:05 WIB, Dibaca : 44 Kali

Tuliskan Komentar