Kota Surabaya (Inmas), Senin (15/6) sejak Pukul 08.00 WIB, Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Kota Surabaya menyelenggarakan prosesi pelepasan siswa kelas IX secara virtual.
Menurut Kepala MTsN 3, Mas’ud dalam laporannya menyampaikan kegiatan diikuti oleh Kepala MTsN 3 dan Wakil Kepala, Komite, siswa dan orangtua kelas IX dan serta diikuti oleh pejabat dari Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya.
“ Kegiatan ini selain diikuti oleh Kepala dan wakil Kepala Madrah, Komite, dan 267 siswa dan orangtua yang akan dilepas. Juga diikuti oleh pejabat dari Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, diantaranya: Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Kasubag TU, Kepala Seksi Pendma, Pengawas Madrasah” katanya melalui media elektronik / telekonferen ZOOM dari tempatnya masing – masing.” ujarnya.
Mas’ud berharap kepada siswa yang dilepas agar meneruskan tradisi yang sudah baik dan tidak berpuas diri
“saya berpesan kepada anak – anak semua untuk menjaga dan meningkatkan kebiasaan baik yang selama ini diterapkan di Madrasah, selain itu jangan berpuas diri dengan capaian yang diraih. Karena masih ada jenjang – jenjang selanjutnya yang harus ditempuh. Dan hal-hal dalam kehidupan yang harus dilalui baik maupun buruk untuk menempah kita menjadi lebih baik lagi” ucapnya.
Sebelum mengakhiri sambutan, Kepala MTsN 3 menyampaikan informasi tentang banyaknya siswa yang telah di terima di beberapa sekolah favorit yang diinginkan
“Alhamdulillah anak2 sdh ada yang diterima di beberapa sekolah favorit yang diinginkan diantaranya MAN IC Pasuruan, MAN PK Jombang, MAN Kota Surabaya, MAN 3 Cilacap, MAN Pacitan, MBI amanatul Ummah Pacet, PP Mualimin Mualimat Tambak Beras Jombang, SMAN 5 taruna Brawijaya Kediri, SMA DU 1 Ponpes Darul Ulum Jombang. SMK Kesehatan Surabaya, sementara yang proses pendaftaran PPDB SMAN/SMKN Jatim semoga diterima. Aamiin” pungkasnya.
Sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Husnul Maram dalam sambutannya menyampaikan kepada siswa untuk selalu berbhakti pada orangtua dan menghormati guru
“Kepada anak – anak yang saya sayangi, saya menitip pesan untuk selalu berbhakti kepada kedua orangtua dan menghormati guru, karena orangtua yang telah melahirkan kita dan guru yang telah mendidik kita, menjadikan kita sebagai siswa madrasah yang hebat bermartabat. Bekal ini akan sangat penting untuk kehidupan dunia maupun akherat” katanya. (dk)
![]() Selasa, 21 Feb 2023, 19:46:10 WIB, Dibaca : 659 Kali |
![]() Selasa, 21 Feb 2023, 19:30:04 WIB, Dibaca : 7494 Kali |
![]() Selasa, 21 Feb 2023, 19:37:13 WIB, Dibaca : 1576 Kali |