Salah satu program prioritas dari Kementerian Agama adalah penguatan moderasi beragama.
Moderasi Beragama merupakan perekat antara semangat beragama dan komitmen berbangsa. Di Indonesia, beragama adalah hakekatnya ber-Indonesia. Dan ber-Indonesia itu hakekatnya adalah beragama. Itulah sedikit cuplikan terkait moderasi beragama.
Hari ini Rabu (21/09), bertempat di Graha LDII Kota Surabaya, Seksi Bimas Islam Kankemenag Kota Surabaya mengadakan kegiatan "Penguatan Moderasi Beragama Bagi Penyuluh Agama Islam". Yang diikuti sebanyak 136 penyuluh agama Islam non PNS.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Dr. Pardi, M.Pd.I membuka sekaligus memberikan materi, "Udar Asumsi dan Bangun Perspektif".
Dalam sambutannya Dr. Pardi mengatakan betapa pentingnya kita merawat kebersamaan dalam kebangsaan dan kebersamaan dalam keberagamaan dan keberagaman. Ada 4 hal yang penting dalam menjaga moderasi, yaitu ; kebersamaan, toleransi, anti kekerasan dan bagaimana memahami tradisi lokal, menurutnya.
Selanjutnya kegiatan ini diisi dengan beberapa materi yang lain, antara lain yaitu : Konsep Moderasi Beragama Kementerian Agama disampaikan oleh Kabid Penais dan Pem Zawa, Dr. Mufi Imron Rosyadi, M.E.I; Wawasan Kebangsaan dan Jati Diri ASN, disampaikan oleh Kasi PD. Pontren Kankemenag Kota Surabaya, Dr. M. Amir Sholehuddin, M.Pd.I; dan Analisis Sosial dan Strategi Penguatan. Moderasi Beragama dengan Analisis Gunung Es dan Proses U yang disampaikan oleh Kasi PD. Pontren Kankemenag Kab. Sidoarjo Dr. Moh. Sholehuddin, S.Ag, M.Ag
![]() Jumat, 27 Jan 2023, 11:02:31 WIB, Dibaca : 403 Kali |
![]() Sabtu, 14 Jan 2023, 14:50:31 WIB, Dibaca : 911 Kali |
![]() Rabu, 21 Sep 2022, 11:22:18 WIB, Dibaca : 459 Kali |