Kota Surabaya (Inmas), - Selasa (14/12), Dalam rangka meningkatkan Kompetensi Guru, Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi bekerjasama dengan Balai Diklat Keagamaan Surabaya mulai tanggal 11 s.d 17 Desember 2021.
Menurut Kepala Madrasah, Mas’ud kegiatan dilaksanakan dengan mandiri
“Kegiatan yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ini diikuti oleh 48 guru, di motori oleh MGMP dan dengan biaya sendiri. Semoga setiap tahun bisa dilaksanakan” harap Mas’ud
Sedangkan Plt. Kepala Kankemenag Kota Surabaya, Moh. Amak Burhanudin sebagai salah satu narasumber pembangunan Bidang Agama mengingatkan peserta akan visi dan Misi Kemenag
Visi Kementerian Agama yang profesional dan andal dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong
“Yang dimaksud “dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul” adalah produk yang berupa masyarakat yang taat dan sungguh-sungguh menjalankan ibadah, selalu menghindarkan perilaku atau pengungkapan yang ekstrem dan berkecenderungan ke arah dimensi atau jalan tengah, sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dan sebagainya) dan tajam pikiran, serta lebih pandai dan cakap”katanya
“Yang dimaksud “untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong” adalah bahwa masyarakat yang mempunyai ciri-ciri di atas akan memberikan kontribusi terhadap terwujudnya visi Presiden dan Wakil Presiden dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan gotong royong”tambahnya.
“Dan Misi kementerian agama diantaranya Meningkatkan kualitas kesalehan umat beragama, Memperkuat moderasi beragama dan kerukunan umat beragama, Meningkatkan layanan keagamaan yang adil, mudah dan merata, Meningkatkan layanan pendidikan yang merata dan bermutu, Meningkatkan produktivitas dan daya saing Pendidikan, Memantapkan tatakelola kepemerintahan yang baik (Good Governance)”.
“Maka pembangunan bidang agama dapat dilakukan melalui menjalin Toleransi, Moderasi beragama, Jaring Aspirasi, dan Sinergi. Sehingga menjadikan Masyarakat khususnya Kota Surabaya Rukun, Damai, Harmoni” pungkasnya. (dk)
![]() Selasa, 21 Feb 2023, 19:46:10 WIB, Dibaca : 726 Kali |
![]() Selasa, 21 Feb 2023, 19:30:04 WIB, Dibaca : 8859 Kali |
![]() Selasa, 21 Feb 2023, 19:37:13 WIB, Dibaca : 2253 Kali |