Kota Surabaya (Inmas) - Kamis (9/3), Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya diselenggarakan Pemetaan Serapan Dana Bos Madrasah Tahun 2020.
Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Kankemenag Kota Surabaya, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov Jatim, Kasi Pendma Surabaya, Gresik dan Sidoarjo ini diikuti oleh Kepala, Bendara dan operator BOS MAN dan MTs se-Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo sejak pukul 09.00 Wib.
Kepala Kankemenag Kota Surabaya, Husnul Maram dalam sambutannya menyampaikan sangan senang dengan kegiatan ini
“Saya sangat senang dengan kegiatan hari ini, mengingat Emis adalah pintu gerbang pertama yang menjadi acuan kegiatan madrasah khususnya yang berhubungan dengan pencarian dana” katanya
Maram juga menambahkan bahwa Emis juga sebagai acuan dalam pemeriksaan
“Dalam setiap pemeriksaan anggaran madrasah, data emis dijadikan acuan untuk menghitung kekurangan dan kelebihan anggaran. Termasuk juga terjadi penyelewengan atau tidak” tambahnya.
Sedangkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov. Jatim, M. Syamsuri dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan hari
“Kegiatan hari ini sangat penting guna mengverifikasi dan mengsinkronisasi data siswa BOP/BOS Madrasah dengan Emis tahun 2020. Mengingat Emis Terintegrasi simsampras, simpatika, peserta ujian, bos, dan lainnya” katanya.
“Khusus BOP/BOS, kita perlu memperhatikan 5 T yaitu 1). Tepat jumlah, sesuai dengan jumlah riil siswa yang ada di madrasah, 2). Tepat sasaran, prioritas pada siswa yang tidak mampu, 3). Tepat waktu, sesuai dengan waktu yang ditentukan, 4).Tepat guna, operasional anggaran sesuai dengan juknis berjalan, 5).Tepat adminitrasi, sesuai dengan format laporan yang ditentukan. Dengan memenuhi 5 hal ini akan memudahkan madrasah ketika ada audit” tambah Syamsuri.
Setelah pembukaan yang dipandu oleh Kepala Seksi Pendma Kota Surabaya, Nurhasan, kegiatan dilanjutkan dengan verifikasi dan sinkronisasi data siswa BOP/BOS Madrasah dengan Emis tahun 2020 oleh JFU Pendma Kanwil Jatim, Yunus arifin dan Satuman. Setiap madrasah, terdiri dari Kepala dan Operator BOS Madrasah menghadap secara bergantian dengan membawa data dan berkas pendukung. (Dk)
![]() Jumat, 27 Jan 2023, 11:02:31 WIB, Dibaca : 25 Kali |
![]() Kamis, 26 Jan 2023, 13:30:46 WIB, Dibaca : 19 Kali |
![]() Kamis, 26 Jan 2023, 12:28:05 WIB, Dibaca : 44 Kali |